Minyak Sawit Tumpah, Lalu Lintas Padang Solok Terganggu Akibat Jalan Licin

Pengguna lalu lintas di ruang Solok--Kota Padang diimbau berhati-hati akibat jalanan yang licin tersiram tumpahan minyak sawit atau CPO.
Newswire | 02 April 2018 09:55 WIB
Ilustrasi: Perahu nelayan membawa plastik pembatas (oil boom) untuk menghambat penyebaran minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang tumpah di perairan Teluk Bayur, Padang, Sumatra Barat, Kamis (28/9). - ANTARA/Muhammad Arif Pribadi

Bisnis.com, PADANG - Pengguna lalu lintas di ruang Solok--Kota Padang diimbau berhati-hati akibat jalanan yang licin tersiram tumpahan minyak sawit atau CPO.

Ruas jalan raya yang menghubungkan Solok dan Kota Padang, Sumatra Barat, Senin, terganggu karena kondisi jalannya licin akibat tumpahan minyak kelapa sawit atau CPO dari sebuah truk di KM 18, Kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang.

Hingga pukul 7.00 WIB, arus kendaraan yang melintas di jalan nasional yang menghubungkan Provinsi Sumatra Barat dengan Jambi itu tidak bisa dilalui , kata Kasat Lantas Polresta Padang, Kompol Asril Prasetya di Padang, Senin (2/4/2018).

Namun petugas sedang berupaya untuk membersihkan jalur dari tumpahan minyak tersebut dengan menggunakan sekam.

Mobil akan tergelincir apabila melawati tumpahan minyak Cruide Palm Oil (CPO) itu dan berbahaya karena salah satu sisi jalan adalah jurang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daera (BPBD) Kota Padang Edi Hasymi mengatakan tumpahan minyak itu terjadi akibat kecelakaan yang dialami mobil pengangkut CPO itu.

Kejadian sekitar pukul 23.30 WIB dan pengemudi Syafii (50) meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

Petugas gabungan langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat dan berupaya melakukan pembersihan jalur dari material CPO. Dalam hal ini seharusnya perusahaan CPO menyiapkan anggaran untuk membeli sekam. Dengan begitu ketika mobil mereka jatuh ada sekam yang dapat langsung digunakan.

"Cara membersihkan jalan adalah dengan menumpuk sekam di atas tumpahan CPO sehingga jalan dapat dilalui kembali. Sekam sebaiknya tanggung jawab perusahaan karena peristiwa ini kerap terjadi," kata dia.

Sumber : Antara

Tag : kecelakaan lalu lintas
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top