TABRAKAN MAUT CILOTO, PUNCAK: Korban Tewas Bertambah Jadi 11 Orang

Polisi merilis kabar terbaru tentang jumlah korban tewas dalam tabrakan maut di kawasan Ciloto, Puncak, Jawa barat.
Newswire | 30 April 2017 15:58 WIB
Kecelakaan melibatkan 4 kendaraan di Jl Raya Puncak, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Minggu pagi ini (30/4/2017). - TMCPoldaMetro

 

Bisnis.com, PUNCAK, Bogor -- Polisi merilis kabar terbaru tentang jumlah korban tewas dalam tabrakan maut di kawasan Ciloto, Puncak, Jawa barat.

Korban tewas pada tabrakan kendaraan secara beruntun di Jalan Raya Puncak RT-05/RW-06, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Provinsi Jawa Barat hingga Mingu (30/4/2017) petang telah menewaskan 11 orang.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, AKP Erik mengatakan kepada wartawan, jumlah korban meninggal sebanyak 11 orang, lima orang luka berat, serta 41 orang luka-luka ringan.

"Dari sebelas orang yang meninggal dunia itu, satu jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Premier Jakarta, satu ke RS Hasan Sadikin Bandung, dan dua ke RS Cipanas," katanya di Cipanas Cianjur, sambil meralat ketersangan sebelumnya tentang jumlah koran meninggal dunia 12 orang.

Erik juga menjelaskan bahwa dari sebelas korban yang meninggal dunia itu, terdiri atas sembilan orang laki-laki, dan perempuan.

Evakuasi

Ia mengatakan, semua korban berhasil dievakuasi dari lokasi sekitar pukul 12.00 WIB, atau setengan jam setelah kejadian.

AKP Erik menambahkan, korban tewas termasuk sopir Bus Pariwisata Kitrans yang diduga mengalami rem blong dan menabrak kendaraan lainnya.

"Saat ini belum ada tersangka, setelah ada olah TKP menggunakan teknologi yang kami miliki nanti kami laporkan lagi," jelasnya.

Tentang pelaksanaan evakuasi, kata dia lagi, semua kendaraan kecuali Bus Pariwisata Kitrans sudah berhasil dievakuasi ke Polsek Cipanas.

Kendaraan yang terlibat tabrakkan beruntun itu di antaranya Bus Pariwisata Kitrans dengan nomor polisi B 7058 BGA, lalu Avanza Silver B 1608 BKV, Xenia, mobil Pick Up, Toyota Rush Putih B-1672-PYW, serta empat sepeda motor.

Kemudian Suzuki Satria Biru B-6917-BHK, Yamaha Mio Merah B-4503-BBI, sepeda motor Vario Merah B-3370-BQG, Vario Merah B-4503-BBI, serta satu angkot jurusan Cipanas-Puncak.

Dari hasil laporan sementara di lapangan, kecelakaan itu terjadi sama seperti kecelakaan yang sebelumnya terjadi di Tanjakkan Selarong Kecamatan Megamendung Bogor pada Sabtu (22/4), yakni akibat rem blong pada bus pariwisata yang menabrak sejumlah kendaraan di depannya.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor (Satalntas Polres) Bogor, Jawa Barat, AKP Hasby Ristama mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati jika berkendaraan melalui jalur Puncak Cisarua ,karena sedang ada normalisasi arus kendaraan arah Puncak-Cianjur akibat adanya kecelakaan beruntun di Wilayah Cipanas Kabuapten Cianjur itu.

"Kami sudah memberlakukan satu jalur ke bawah untuk membantu normalisasi arus kendaraan dari arah Cianjur," katanya.

Pihaknya sudah berkoordinasi membantu evakuasi korban kecelakaan Puncak Cipanas Kabupaten Cianjur dengan mengirimkan sejumlah anggota di perbatasan.

"Kondisi Puncak masih macet, tapi ke bawah untuk evakuasi kami sudah tawarkan tapi personel di sana masih cukup katanya. Jadi kami diminta membantu di perbatasan," jelas AKP Hasby.

Sumber : Antara

Tag : puncak, kecelakaan lalu lintas
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top