Lalu Lintas Jalur Garut -- Bandung Padat Merayap

Jalur selatan di kawasan Jalan Cagak, Kabupaen Bandung hingga memasuki Kabupaten Garut, Jawa Barat, padat merayap akibat volume kendaraan meningkat pada musim libur panjang akhir pekan, Minggu (30/4/2017).
Newswire | 30 April 2017 15:10 WIB
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, BANDUNG - Libur panjang akhir pekan berdampak pada situasi lalu lintas di jalur Bandung--Garut. 

Jalur selatan di kawasan Jalan Cagak, Kabupaen Bandung hingga memasuki Kabupaten Garut, Jawa Barat, padat merayap akibat volume kendaraan meningkat pada musim libur panjang akhir pekan, Minggu (30/4/2017).

Arus kendaraan melaju lambat, sesekali berhenti di beberapa titik jalur karena adanya angkutan umum berhenti menurunkan maupun menaikkan penumpang.

Antrean kendaraan juga sesekali terjadi saat melintasi rel kereta api di Kecamatan Kadungora.

Selain itu, antrean kendaraan terjadi di kawasan Pasar Leles, dan banyaknya kendaraan yang keluar masuk di pertigaan jalan wilayah Leles.

Kepadatan arus kendaraan di jalur utama Bandung-Garut itu membuat jarak tempuh menjadi lebih lama.

Seorang pengendara yang terjebak kepadatan arus kendaraan, Giri, mengatakan arus lalu lintas mulai dirasakan padat sejak di Jalan Cagak Nagreg.

Giri mengatakan, kepadatan arus lalu lintas menyebabkan jarak tempuh kendaraan lebih lama.

Sejak Jalan Cagak sampai Pos Kontrol Bus Primajasa atau perbatasan Bandung-Garut, kata Giri, ditempuh selama 15 menit, padahal biasaya hanya beberapa menit.

"Jalannya sedikit-sedikit mulai dari Jalan Cagak Nagreg," kata Giri warga Bogor yang hendak menuju Garut.

Kepadatan arus kendaraan bukan hanya terjadi di jalur utama Bandung-Garut, tetapi di beberapa jalur wisata di Garut.

Seperti di jalur wisata Pemandian Air Panas Darajat terjadi kemacetan di kawasan Pasar Samarang.

Antrean kendaraan di jalur itu disebabkan adanya aktivitas masyarakat dan kendaraan angkutan umum yang berhenti di kawasan pasar.

Sumber : Antara

Tag : lalu lintas, garut
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top