BISNIS INDONESIA Edisi Cetak Kamis (27/4) INDUSTRI: Industri Hadapi Ketidakpastian

Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 27 April 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/Seksi Industri
Ahmad Yusuf | 27 April 2017 01:49 WIB
Bisnis Indonesia Edisi Kamis (27/4/2017) Industri - Bisnis

BISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 27 April 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Industri
Hal 25. RUU ALKOHOL: Industri Hadapi Ketidakpastian
Industri minuman beralkohol di dalam negeri menghadapi ketidakpastian usaha karena pemerintah belum kunjung mengesahkan rancangan undang-undang yang mengatur industri tersebut.
Hal 26. PAKET KEBIJAKAN EKONOMI BERKEADILAN: UKM Ingin Porsi Lebih di Ritel Modern
Pelaku usaha kecil mikro dan menengah meminta adanya ruang yang lebih besar untuk memasarkan produk di gerai ritel modern.
Hal 27. IKLAN
Hal 28. DEREGULASI ANGKUTAN LAUT: Syarat Modal Usaha Dihapus
Kementerian Perhubungan mencabut aturan persyaratan kepemilikan modal empat jenis usaha angkutan laut guna memperbaiki iklim investasi di Indonesia.
Hal 29. PEMERIKSAAN KARGO DAN POS: Pemerintah Didorong Ambil Alih Peran RA
Pemerintah disarankan mengambil alih fungsi pemeriksaan kargo dan pos di bandara melalui agen inspeksi untuk menekan biaya logistik di Indonesia.
Hal 30. PENGEMBANGAN ENERGI TERBARUKAN: Pengembang Akan Diberikan Insentif Fiskal
Pemerintah akhirnya bakal memberikan insentif fiskal bagi pengembang listrik energi baru terbarukan sebagai kompensasi dari kebijakan pengetatan harga beli listrik yang maksimum hanya 85% dari biaya pokok produksi.
Hal 31. KELAPA SAWIT: Skema Dana Abadi Disiapkan
Setelah hampir dua tahun berdiri, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP Sawit) merancang pembentukan dana abadi dari hasil pungutan ekspor yang belum di manfaatkan.
Hal 32. TRUK PIKAP: Ritel Layu, Penjualan Lesu
Penjualan kendaraan komersial ringan segmen pikap masih lesu pada tiga bulan pertama tahun ini.

Tag : headlines bisnis indonesia
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top