BISNIS INDONESIA 12 APRIL, Seksi Market: Moodys Kerek Rating INDY

Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Rabu, 12 April 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/
Priyo Susilo | 12 April 2017 03:03 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Rabu, 12 April 2017. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Hal 13. EMISI OBLIGASI VALAS ; Moody’s Kerek Rating INDY
Lembaga pemeringkat Moody’s Investor Service menaikkan peringkat PT Indika Energy Tbk. (INDY) ke B2 dengan outlook stabil dari Caa1 menyusul kesuksesan peningkatan notes baru sebesar US$265 juta.

Hal 14. EMISI OBLIGASI DAERAH ; OJK Pantang Menyerah
Hingga kini, belum ada satu pun pemerintah daerah yang menerbitkan obligasi untuk membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan sedang membenahi aturanaturan yang menghambat.

Hal 15. EMITEN ROKOK ; Industri Masih Menantang
Persaingan pangsa pasar emiten rokok pada tahun ini diperkirakan semakin ketat, usai empat emiten rokok memiliki produk di segmen baru yakni strong mild. Belum lagi, adanya penaikan cukai rokok yang dilakukan pada Desember 2016.

Hal 16.KOMODITAS EMAS ; Sentimen Geopolitik Kilapkan Harga
Harga emas sedang dalam tren penguatan seiring dengan tumbuhnya sentimen geopolitik menyusul serangan Amerika Serikat ke pangkalan udara Suriah yang membuat investor lebih nyaman menyimpan logam mulia.

Hal 17-20. Tabel Bursa & Moneter

Hal 21. ASURANSI KERUGIAN ; Lini Marine Cargo Masih Loyo
Perusahaan asuransi kerugian menilai produktivitas premi dari segmen pengangkutan barang atau marine cargo tak mampu tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Hal 22. SATGAS WASPADA INVESTASI ; Dasar Hukum Lemah
Landasan hukum bagi Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi perlu diperkuat lantaran maraknya investasi ilegal.

Hal 23. PERTUMBUHAN PEMBIAYAAN PERBANKAN ; KPR Masih Loyo Meski Jor-joran Bunga
Bank jor-joran menawarkan bunga murah untuk menggenjot penyaluran kredit pemilikan rumah. Namun, strategi itu belum mampu mengerek pertumbuhan pembiayaan pada sektor tersebut.

Hal 24. SISTEM PEMBAYARAN ; Integrasi Uang Elektronik Sudah Dekat
Integrasi uang elektronik diperkirakan terlaksana pada Juni 2017 sehingga bakal mendorong pertumbuhan transaksi kartu prabayar tersebut. Hal itu bisa melanjutkan tren pertumbuhan transaksi uang elektronik tetap tumbuh dua digit.

Tag : headlines bisnis indonesia
Editor : Gita Arwana Cakti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top