Bisnis Indonesia Edisi Kamis 25 Agustus 2016, UTAMA: Berharap Proyek Negara

Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 25 Agustus 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/
Yusuf Waluyo Jati | 25 Agustus 2016 04:55 WIB
Bisnis Indonesia edisi 16 Juni 2014. - Bisnis/swi

Bisnis.com, JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Kamis, 25 Agustus 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Utama

Hal 1. PENYALURAN KREDIT PERBANKAN: Berharap Proyek Negara
Industri perbankan ma sih berharap banyak ter ha dap proyek pe me rintah atau negara untuk me mompa kre dit.

PAKET KEBIJAKAN EKONOMI XIII: Melapangkan Jalan Pengembang Kecil
Pemerintah memangkas 22 perizinan bagi para pengembang rumah tapak dengan luasan area maksimum 5 hektare melalui Pa ket Kebijakan Ekonomi XIII. Harapannya, penyederhanaan perizinan, dari 981 hari menjadi 44 hari, dapat menekan harga rumah untuk ma syarakat berpenghasilan rendah.

Hal 2.opini:Pertumbuhan Kredit & Peran Bank Negara
ARDHIENUS Pegawai Departemen Surveilans Sistem Keuangan (DSSK), Bank Indonesia
Pada saat kelompok bank lain belum dapat diharapkan untuk meningkatkan penyaluran kreditnya, maka bank persero dan BPD dapat mengambil peran tersebut.

Hal 3.Iklan Bank Indonesia

Hal 4. DANA IDLE: Simpanan Pemda Turun
Posisi simpanan pemerintah daerah di perbankan menunjukkan perlambatan se cara tahunan pada Juli 2016. Namun, dana tersebut melawan arus yang berlangsung selama lima tahun terakhir karena naik di banding kan dengan posisi bulan sebelumnya.

Hal 5.TAX AMNESTY: Ramai-ramai Rayu Wajib Pajak
Memberi pengampunan bagi para wajib pajak nampaknya tengah menjadi tren di berbagai negara. Kebijakan jangka pendek ini dinilai menjadi jalan tengah, ketika upaya merebut kembali triliunan dana yang tertanam di kawasan tax haven menemui kebuntuan.

Hal 6. LAPORAN KHSUSU:BERKAH AMNESTI PAJAK:Berburu Dana Repatriasi Sampai Jauh
Jon menenteng dua koper besar. Dia berdiri di depan pintu Warung Chandra, memastikan kedai yang menjajakan masakan khas Indonesia itu masih bersedia melayaninya.

Hal 7. LELANG TOL SERANG—PANIMBANG: Badan Usaha Talangi Porsi Pemerintah
Meskipun anggaran APBN tengah diperketat, pemerintah menyiapkan berbagai cara untuk memastikan pembangunan infrastruktur tetap berjalan lancar. Salah satu yang disiapkan, yakni meminta badan usaha menalangi biaya konstruksi porsi pemerintah dalam proyek jalan tol yang kurang layak secara finansial.

Hal 8. PENGADAAN BARANG DAN JASA: DKI Kebut Lelang
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mempercepat pelaksanaan lelang atau pelelangan dini untuk pekerjaan konstruksi tahun anggaran 2017.

Hal 9. REKLAMASI TELUK JAKARTA: Garansi bagi Investor Reklamasi Dinanti
Pemerintah dituntut untuk segera menjamin kepastian investasi terkait dengan penghentian sementara proyek pembangunan reklamasi di Pantai Utara Jakarta.

Hal 10. PENURUNAN TARIF INTERKONEKSI: DPR Minta Ditunda
DPR mendesak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk menunda kebijakan penurunan tarif interkoneksi sebesar 26% terhadap operator seluler hingga mendapatkan keterangan lebih jauh dari pelaku industri telekomunikasi.

Hal 11. SENGKETA PENGURUS INSA: Johnson Pertimbangkan Banding
Ketua Umum DPP Indonesian National Shipowners Association (INSA) Johnson W. Sutjipto mempertimbangkan untuk mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara.

Hal 12.GUBERNUR SULTRA JADI TERSANGKA: Kemendagri Segera Ambil Sikap
Kementerian Dalam Negeri mendalami kasus dugaan korupsi yang menimpa Gubernur Sulawesi Tenggara, Nur Alam, sambil menunggu proses hukum yang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sumber : Bisnis Indonesia

Tag : Bisnis Indonesia 30 Tahun
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top