Bisnis Indonesia Edisi Selasa 2 Agustus 2016, Utama: Masa Sulit Belum Usai

Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Selasa, 2 Agustus 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/
Yusuf Waluyo Jati | 02 Agustus 2016 03:34 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com,  JAKARTA - Berikut ini adalah ringkasan headlines BISNIS INDONESIA edisi cetak Selasa, 2 Agustus 2016. Untuk menyimak lebih lanjut, silahkan kunjungi http://epaper.bisnis.com/

Seksi Utama

Hal 1. PRODUKSI & PENJUALAN EMAS: Masa Sulit Belum Usai
Meski harga emas dunia makin berkilau sepanjang semester I/2016, produksi dan penjualan emas sejumlah perusahaan tambang ternyata masih tertekan.

BERBURU LADANG MINYAK; Pertamina Siap Akuisisi Penuh Maurel & Prom
Tahun ini, PT Pertamina (Per se ro) berhasil maju selangkah mengakui sisi perusahaan minyak dan gas di Prancis senilai 200 juta euro atau sekitar Rp2,9 triliun sebagai hasil dari perburuan se jumlah blok migas di beberapa negara.

Hal 2.OPINI:Menimbang Rencana Minimum Brokerage Fee BUDDI WIBOWO, Dosen Pascasarjana Ilmu Manajemen FEUI
Upaya sebagian produsen untuk mengatur harga sehingga harga tidak lagi semurah-murahnya sering diposisikan sebagai tindakan anti persaingan, oligopoli atau pun kartel. Namun, pada beberapa kasus sepertinya perlu berhatihati dengan harga yang terlampau rendah. Harga yang terlampau rendah dapat merusak pasar dan menghilangkan minat produsen untuk berproduksi dalam jangka panjang

Hal 3.INFLASI JULI 0,69%: Daya Beli Masih Lemah
Ancaman tingginya inflasi pada Juli 2016 yang bertepatan dengan momen Ramadan dan Lebaran tidak terjadi. Inflasi Juli tercatat 0,69%, tak jauh berbeda dengan inflasi bulan sebelumnya yang tercatat 0,66%.

Hal 4. PENGAMPUNAN PAJAK: Sosialisasi yang Menyita Perhatian
“Feeling saya, minggu ketiga dan keempat Agustus, paling lambat awal-awal September, akan banyak sekali [dana repatriasi] yang masuk. Akan kelihatan,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Hal 5. PERTUMBUHAN EKONOMI ASL Peluang The Fed Menaikkan Bunga Makin Menipis
Peluang Federal Reserve menaikkan suku bunga pada tahun ini diperkirakan semakin menipis seiring dengan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang melambat dan ketidakpastian ekonomi global, termasuk keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Hal 6.BISNIS TELEKOMUNIKASI:Raja Baru itu Sinar Mas
Industri telekomunikasi yang beberapa tahun ke belakang memasuki masa saturasi perlahan mulai bangkit dengan digitalisasi layanan.

Hal 7.Iklan Duka Cita Toto Hermijanto

Hal 8. PERGUB JALAN BERBAYAR ELEKTRONIK BERLAKU: DKI Serap Berbagai Kajian Lelang ERP
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggunakan hasil kajian sejumlah pihak mengenai jalan berbayar elektronik atau ERP sebagai bahan evaluasi dalam memproses tender proyek tersebut.

Hal 9. PEREKONOMIAN DAERAH: Inflasi Cukup Terkendali
Tingkat inflasi jelang dan se pan - jang periode puasa hingga Lebaran 2016 di Ibu Kota Jakarta dinilai cukup ter kendali. Inflasi yang terjaga juga terjadi di sebagian daerah.

Hal 10. LAPORAN KHSUS:VAKSIN PALSU: Keresahan dan Momentum Berbenah
“Kalau mikir-mikir kami ini korban vaksin palsu dan [sekaligus] korban malu. Ada yang gratis di Puskesmas, asli pula, tapi kami pergi pilih yang berbayar, palsu pula.”

Hal 11.PERKARA ARBITRASE: Pertamina EP Ajukan Pembatalan Putusan
Pertamina EP mengajukan permohonan pembatalan putusan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang menghukum perusahaan membayar ganti rugi kepada vendornya US$19,3 juta dan mengembalikan performance bond senilai US$12,7 juta.

Hal 12.CALON GUBERNUR DKI 2017: Risma & Ridwan Kamil Masih Diharapkan
Sejumlah nama terus dimunculkan sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada Februari 2017. Manuver yang dilakukan partai politik membuat nama-nama bakal cagub semakin dinamis

Sumber : Bisnis Indonesia

Tag : Bisnis Indonesia 30 Tahun
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Top