Senin, 21 April 2014 RSS Feed Videos Photos ePaper English Version

HEADLINE KORAN: Pajak Anjlok, Iklan Rokok Dilarang

John Andhi Oktaveri   -   Jum'at, 31 Mei 2013, 07:10 WIB

BERITA TERKAIT

BISNIS.COM, JAKARTA—Isu utama media cetak hari ini sangat beragam mulai dari penerimaan pajak yang anjlok hingga pelarangan iklan rokok. Isu kemiskinan dan rendahanya investasi tambang juga menjadi sorotan selain persoalan perlakuan Bank “Indonesia terhadap bank syariah pada edisi media cetak hari ini, Jumat (31/5/2013).

“Penerimaan Pajak Anjlok”: Target penerimaan pajak dan bea cukai anjlok Rp54 triliun. Koreksi turun ini dipahami sebagai dampak pelambatan ekonomi global. Meski demikian, Dewan Perwakilan Rakyat meminta pemerintah untuk melakukan usaha ekstra agar penurunan tidak sebesar itu (KOMPAS).

“Iklan Rokok Dilarang Tayang di Televisi”: Kabar tak mengenakkan bagi industri televisi nasional. Tak lama lagi, semua jenis iklan dan tayangan televisi yang disponsori industri rokok dilarang mengudara di seluruh republik ini (KONTAN).

“BI “Anaktirikan” Perbankan Syariah”: Meski bergelar sebagai negeri dengan umat Muslim terbesar di dunia, kinerja perbankan syariah di Indonesia belum sekinclong yang diharapkan. Bahkan, Bank Indonesia, menilai bahwa perbankan syariah tidak efisien bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. Maka tak heran mereka pun kalah bersaing dengan perbankan dari Malaysia atau Singapura. BI pun berdalih tidak melanjutkan revisi cetak biru perbankan syariah karena tengah bersiap-siap mengalihkan pengawasan perbankan ke Otoritas Jasa Keuangan (NERACA).

“Kemiskinan Tetap Isu Utama”: Agenda pembangunan pasca-Millenium Development Goals (MDGs) 2015 masih menempatkan upaya penurunan kemiskinan sebagai isu utama. Indonesia dalam 12,5 tahun MDGs sudah mencatat kemajuan berarti dan akan terus mencatat kemajuan pada masa mendatang (INVESTOR DAILY)

“Investasi Tambang Masih Rendah”: Tren investasi untuk eksplorasi tambang baru (green field) di sektor mineral dan batu bara diperkirakan masih rendah dalam beberapa tahun mendatang dibandingkan investasi tambang  existing. (INDONESIA FINANCE TODAY).   

 


Editor : Fajar Sidik

Berlangganan Epaper Bisnis Indonesia Cuma Rp10 Juta Seumur Hidup, Mau? Klik disini!
 

Bisnis Indonesia Writing Contest berhadiah utama Mobil Daihatsu Ayla mulai menayangkan tulisan peserta 1 April 2014. Ayo “Vote & Share” sebanyak-banyaknya DI SINI.

Layak Disimak

Comments :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.